Minggu, 20 Oktober 2013

Kekecewaanku

Sadarkah kamu? Aku hanya meminta sedikit pertolongan darimu, tak banyak kok. Bahkan mungkin menurutmu itu tak ada artinya tapi mengapa kamu tak memberikannya? Apakah aku tak layak untuk diberikan pertolongan? Tak pernah aku menyangka bahwa kamu sejahat itu kepadaku.

Aku percaya kepadamu, tapi kamu menyia-nyiakan kepercayaan yang kuberikan! Mengapa? Tolong jelaskan kepadaku! Seburuk itukah aku dimatamu? Tak pernahkah kamu sedikit saja menghargaiku? Aku tak meminta banyak hal darimu.

Awalnya aku mengira kamu begitu baik padaku, kamu menganggapku ada, kamu yang menjadi sandaranku saat aku lelah, kamu yang bukan fantasi khayalanku, kamu yang benar-benar nyata. Tapi entah mengapa sekarang kepercayaan yang kupupuk untukmu telah mati dan mungkin saja takkan tumbuh lagi walaupun dipupuk untuk kesekian kalinya lagi.

Maaf telah memberikan kepercayaanku kepadamu. Aku mungkin salah menilaimu, aku selah mengira dirimu sebagai seorang yang baik dimataku tapi ternyata tidak... aku takkan memberikanmu kepercayaanku begitu saja lagi.

Maaf, karena untuk saat ini aku takkan menganggapmu ada. Ku akui, aku cukup sabar menghadapi semua sikapmu kepadaku. Tapi kini semuanya telah terlewat batas. Aku yang terlalu baik kepadamu mungkin, selalu memberikanmu perhatian, menyisihkan waktuku yang berharga untukmu, dan itulah pengorbananku! Sekarang aku balik bertanya kepadamu? Pengorbananmu selama ini untukku apa? Kenapa kamu malah melakukan sebaliknya kepadaku. Kamu menghancurkan kepercayaanku padamu. Kamu telah mengecewakanku.

Dari seseorang yang telah kecewe dengan sikapmu

By: Unknown

Tidak ada komentar:

Posting Komentar