Merasakah kamu bahwa aku ada disini terluka? Merasakah kamu dengan segala yang kurasakan? Mungkin tidak karena dirimu saat ini sedang bersama dengan yang lain! Oh iya maaf, aku bukan siapa-siapa kamu jadi tak mengapa jika dirimu bersama dengan wanita lain yang menurutmu lebih pantas denganmu daripada aku yang mungkin memiliki kekurangan dan tak sempurna.
Aku sadar denga segala keterbatasanku, aku sadar akan semua hal itu! Tapi apakah kamu sadar telam memberikan setitik harapan dan angan yang terlalu tinggi untuk kurasakan? Hingga saat aku tersadar dengan semua ini aku akan terjadi dan merasakan sakit yang sangat terdalam? Itukah yang kamu inginkan dariku hingga saat ini? Maaf jika aku berharap terlalu tinggi.
Aku ingat saat kamu mengucapkan kata yang menunjukkan sikapmu selama ini "iya" dan "butuh waktu" dua kata yang terlihat sangan mudah diucapkan tapi begitu dalam maknanya, yang kau ucapkan dihadapanku dan teman-temanku. Aku ingat saat kamu mengatakan yang sejujurnya kepadaku saat kita melakukan komunikasi melalui pesan singkat, bahkan kejadian apapun hingga mendetailnya takkan aku lupakan jika semua hal itu menyangkut tentang dirimu. Takkan!! Aku janji.
Seringkali aku mulai berfikir untuk berhenti mencintaimu, berhenti menyayangimu, bahkan ingin berhenti mengenalmu. Semua ini kulakukan bukan tanpa alasan, aku penya alasan untuk semua sikap yang kutujukan padamu. Kamu terlalu cuek!. Kamu juga mengatakan pada sahabat dan teman-temanmu bahwa kamu tak menyayangiku tapi takut untuk mengakuinya padaku tentang hal tersebut! Iyakan? Coba jawablah dengan juju! Apakah aku benar dengan semua kalimat yang kuucapkan? Apakah kamu mengira bahwa aku takkan mengetahui kebenarannya? Hmm.. Aku mulai berfikir, disini yang bodoh kamu atau aku? Aku mulai tak mengerti!
Terkadang aku merasa bodoh karena sampai detik ini aku masih belum melupakanmu, bahkan hal sekecilpun seperti membencimu aku tak sanggup melakukannya, sebesar bagaimanapun usahaku untuk mencoba, bagaimanapun kamu menyakitiku mungkin rasa ini akan selamanya berada dalam hati ini walaupun suatu hari nanti akan ada sosok yang jauh lebih menghargai perasaanku yang singgah dan masuk ke dalam hatiku, rasa cintaku ini kepadamu tak akan pernah hilang.
Maafkan aku yang mencoba untuk berpura-pura menjadi kuat, berpura-pura menjadi seorang yang tegar, berpura-pura berkata bahwa "sekarang aku membencimu dan aku telah melupakanmu!". Bahkan semua kata itu terasa asing di telingaku, kalimat kiasan yang tak bermakna, kalimat yang kuucapkan agar teman dan orang-orang yang dekat denganku tidak mengetahui semua perasaan yang sesungguhnya kurasakan. Kamu tahu kalimat apa yang cocok untukku saat ini? "Aku sakit" mungkin kalimat inilah yang menunjukkan perasaanku saat ini! Aku sakit melihatmu dengan dia! Aku sakit mendengar bibirmu mengucapkan kalimat yang sangat berbeda dengan isi hatimu! Aku sakit melihat dan merasakan sikapmu yang begitu masa bodoh dengan perasaanku!.
Maaf untuk segala kelakuan tingkah lakuku, kelakuan para sahabatku yang membuatmu tak nyaman bahkan terusik di setiap aktivitasmu. Sekali lagi aku meminta maaf dan takkan mengulangi kesalahanku ini bahkan aku akan mencoba untuk tidak mengusikmu, mencoba membuatmu tidak mengetahui keberadaanku, mencoba membuatmu tidak mengenaliku dan membuat diriku terlihat seperti orang yang tak kamu kenali walaupun semua itu kulakukan hanya menyiksa batin, hati dan perasaanku selama ini.
Selamat tinggal kenangan indah itu untuk masa depanku tanpa bayangmu yang dulu mampu mengubah dan mengisi hari-hariku yang sepi.
By: Unknown~
By: Unknown~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar