Juli 2013
Sekarang kita seolah tidak saling mengenal, seakan tidak ada yang pernah terjadi diantara kita berdua. Walaupun semua kejadian itu tak bersikap kontak langsung melainkan hanya melalui perasaan kamu tetap saja cuek. Aku tau aku bukan siapa-siapa bagi dirimu, tapi setidaknnya hargai semua yang ku korbankan, yang kulakukan untuk menarik perhatianmu yang lalu. Kamu memang seakan menganggapku takkan pernah ada dan aku tahu itu karena aku sadar dengan diriku yangm menurutmu takkan mampu mendampingimu.
Kamu tahu, aku terluka dengan sikapmu selama ini! Aku lemah walaupun takkan aku perlihatkan dihadapanmu. Mungkin saja kamu menerka-nerka bahwa aku baik-baik saja selama ini tapi kenyataannya? Kamu salah besar jika mengira seperti itu. Kamu takkan pernah mengetahui yang sebenarnya. Aku mencoba mengartikan persahabatan kalian tapi tak tahu mengapa hatiku ini tak bisa mengerti. Kalian terlalu dekat bahkan sangat mesra jika menyebut hungungan tersebut sebagai sahabat tanpa menyadari aku ada dibelakang kalian yang sedang asik menyaksikan pemandanya yang selama ini tak kuharapkan untuk ku tonton.
Beberapa minggu belakangan ini kita berada diruang lingkup yang sama, tanpa saling menyapa, bahkan melempar senyumpun tidak sama sekali. Kamu tahu itu yang membuatku terluka belakangan ini. Seakan aku ingin memulai percakapan diantara kita, atau memulai terlebih dahulu memberikan seulas senyum kepadamu. Tapi kuurungkan niatku sebab kamu tak pernah sedetikpun melihatku bahkan kamu hanya sibuk dengan duniamu. Kamu bahkan tidak pernah lagi menyapaku seperti yang dulu kamu lakukan saat beberapa bulan yang lalu, saat menyusuri koridor lalu berpapasan denganmu saat itulah kamu memberikanku sesimpul senyum termanismu dan menyapaku. Tapi sekarang? Aku takkan pernah berharap terlalu tinggi untuk semua ini lagi kok kakak!
Pergilah jika itu yang kamu mau. Berilah kejelasan kepadaku. Jika memang kamu menganggap aku tak ada dan menginginkan aku pergi dari hidupmu, akan kulakukan semua itu jika memang semua itu yang membuatmu tetap berada di duniamu tanpa adanya usikan dari diriku. Iyakan? Itu yang kamu mau? Jika memang benar akan aku lakukan sekuat tenagaku walaupun aku sadar semua ini membutuhkan proses yang menurutku cukup menguras tenaga dan pikiranku.
Dari seseorang yang tidak pernah mengharapkan perubahan dari sikapmu
By: unknown~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar